SOLO,thetelegram.news-Untuk menjaring dan membina para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Solo dan sekitar, bank bjb menggelar bjb Solo Local Festival di Kota Solo, Selasa (21/9/2021).
Festival dilaksanakan secara hybrid, secara offline dihadiri oleh 50 orang dan online dihadiri lebih dari 100 peserta secara virtual melalui platform zoom dan youtube bank bjb.
"Kegiatan ini sebagai wujud nyata apresiasi bank bjb terhadap insan wirusaha Indonesia agar dapat memajukan usaha hingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat," kata Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, usai membuka festival.
Di situ dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Surakarta dan bank bjb tentang pemanfaatan produk, jasa dan layanan perbankan. MoU ditandatangani Wali Kota Gibran Rakabuming dan Direktur Komersial & UMKM bank bjb Nancy Adistyasari.
Dilanjutkan penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) bank bjb berupa 10.000 paket Covid-19 Kit untuk pelajar di Kota Solo. Sebagai dukungan terhadap UMKM, dilakukan penyerahan Kredit Usaha Rakyat/KUR (Super Mikro, Mikro & Kecil) senilai Rp 555 juta, terdiri dari KUR Super Mikro. Ada pula penyerahan penghargaan bagi sembilan UMKM terpilih.
Lebih lanjut Yuddi mengatakan, keberlangsungan usaha para pelaku UMKM di tanah air menghadapi tantangan serius di tengah pandemi Covid-19. Stimulasi terhadap sektor usaha yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional ini mutlak diperlukan.
"Banyak hasil dari pendampingan yang kami lakukan terhadap UMKM. Dan kerja kami diapresiasi oleh Pemerintah Kota Surakarta, sehingga sinergi ini menambah percaya diri kami, terutama dalam capaian."
Wali Kota Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi kegiatan yang dilakukan bank bjb. Kegiatan itu dinilai luar biasa kontribusinya untuk UMKM di Kota Solo. Pihaknya yakin, UMKM di Indonesia, khususnya di Kota Solo bisa survived dan semakin sustained.
"Melalui acara bjb Solo Local Festival diharapkan dapat mendorong UMKM untuk naik kelas dan menjadi momentum dalam pemulihan ekomoni di masa pandemi," kata Gibran.(Vladimir Langgeng)



