SOLO, thetelegram.news - Kota Solo mengalami inflasi 0,23 persen di Bulan Juli 2021, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 105,85.
Menurut Kepala Badan Pusat Statistik Kota Surakarta Totok Tavirijanto, inflasi Bulan Juli tersebut disebabkan adanya kenaikan harga-harga yang ditunjukkan naiknya angka indeks harga konsumen.
Kelompok pendidikan yang naik 1,43 persen, memberi kontribusi paling besar terhadap inflasi di Kota Solo, disusul kelompok perawatan wajah (pribadi) dan jasa lainnya yang naik 0,46 persen.
Kemudian kelompok transpotasi yang naik 0,30 persen, kelompok rekreasi, olah raga dan budaya yang naik 0,26 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga yang naik 0,24 persen.
Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang naik 0,22 persen, kelompok penyediaan makanan, minuman/restoran naik 0,20, dan kelompok kesehatan yang naik 0,01 persen.
Sebaliknya kelompok yang menghambat inflasi adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau yang turun 0,06 persen, kelompok pakaian dan alas kaki yang turun 0,06 persen serta kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan turun 0,02 persen.
Dengan inflasi Bulan Juli sebesar 0,23 persen, kata Totok, laju inflasi tahun kalender (Januari-Juli) 2021 sebesar 1,19 persen, sedangkan laju inflasi “year on year” (Juli 2021 terhadap Juli 2020) sebesar 1,98 persen.
Dari 6 kota di Jawa Tengah yang dihitung angka inflasinya pada Juli 2021, lanjut Totok, tercatat lima kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Solo sebesar 0,23 persen, diikuti Purwokerto 0,09 persen, Tegal 0,08 persen, Cilacap 0,06 persen dan Kota Semarang 0,05 persen.
"Sebaliknya Kabupaten Kudus mengalami deflasi sebesar 0,10 persen," kata Toyok dalam siaran pers, yang dibagikan ke sejumlah media.
Dari 90 kota IHK nasional, 61 kota mengalami inflasi dan 29 kota mengalami deflasi. Kota yang mengalami inflasi tertinggi adalah Kota Sorong sebesar 1,51 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Sampit sebesar 0,01 persen.
Sebaliknya deflasi terbesar terjadi di Kota Manokwari sebesar 0,60 persen dan deflasi terkecil terjadi di Kota Maumere serta Kota Samarinda, masingmasing sebesar 0,01 persen. (Vladimir Langgeng)


